Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Peristiwa

Wujud Nyata Kepedulian Sosial YBM PLN UID Yogyakarta Gelar Khitan Massal Bagi 51 Anak dalam Rangka Muharram Berkah 1448 H

badge-check


					Wujud Nyata Kepedulian Sosial YBM PLN UID Yogyakarta Gelar Khitan Massal Bagi 51 Anak dalam Rangka Muharram Berkah 1448 H Perbesar

Momentum bulan Muharram tahun 1448 Hijriah menjadi saksi kepedulian sosial yang mendalam dari keluarga besar PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, sebanyak 51 anak dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta mendapatkan layanan khitan gratis melalui program bertajuk Khitan Sehat Anak Soleh. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026 ini bukan sekadar tindakan medis rutin, melainkan manifestasi dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para pegawai PLN untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Penyelenggaraan kegiatan ini dipusatkan di Klinik Utama RH Medika, Yogyakarta. Dengan menggandeng mitra medis profesional, YBM PLN memastikan bahwa setiap anak mendapatkan pelayanan yang higienis, aman, dan nyaman. Program ini merupakan bagian integral dari rangkaian kegiatan tematik "Muharram Berkah 1448 H" yang dirancang oleh YBM PLN untuk menyambut tahun baru Islam dengan semangat berbagi dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Latar Belakang dan Konteks Program ZIS PLN

Pengelolaan zakat melalui YBM PLN telah menjadi pilar penting dalam strategi tanggung jawab sosial perusahaan. Dana yang dihimpun secara sukarela dari gaji karyawan PLN setiap bulannya disalurkan kembali melalui berbagai program pemberdayaan, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun kesehatan. Khitan massal dipilih sebagai salah satu agenda utama karena memiliki urgensi ganda: dari sisi syariat Islam, khitan merupakan kewajiban bagi anak laki-laki, sementara dari sisi medis, prosedur ini krusial bagi kebersihan dan kesehatan reproduksi jangka panjang.

Bagi banyak keluarga di DIY, biaya khitan yang cukup tinggi sering kali menjadi kendala. Dengan adanya program ini, YBM PLN hadir sebagai solusi yang menjembatani kebutuhan medis dengan keterbatasan ekonomi masyarakat. Hal ini mencerminkan komitmen PLN untuk tidak hanya fokus pada penyediaan energi listrik sebagai bisnis utama, tetapi juga menjadi "penerang" bagi kesejahteraan sosial masyarakat di wilayah operasionalnya.

Kronologi dan Pelaksanaan Kegiatan

Rangkaian kegiatan Khitan Sehat Anak Soleh dimulai dengan proses pendataan peserta yang dilakukan jauh hari sebelumnya oleh tim YBM PLN di tingkat unit hingga ke akar rumput. Anak-anak yang terpilih berasal dari keluarga prasejahtera yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Yogyakarta.

Muharram Berkah 1448 H, YBM PLN UID Yogyakarta khitan 51 anak

Pada hari pelaksanaan, para peserta didampingi oleh orang tua mereka tiba di lokasi sejak pagi hari. Proses diawali dengan pemeriksaan kesehatan umum untuk memastikan setiap anak dalam kondisi fit untuk menjalani tindakan medis. Tim medis dari Klinik Utama RH Medika kemudian melakukan tindakan khitan menggunakan metode modern yang meminimalisir rasa nyeri dan mempercepat masa pemulihan. Setelah tindakan selesai, anak-anak juga diberikan paket bantuan berupa obat-obatan, perlengkapan pendukung, serta santunan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian mereka.

Perspektif dan Tanggapan Pemangku Kepentingan

General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab moral perusahaan. Menurutnya, zakat yang dikelola secara profesional dan tepat sasaran memiliki kekuatan untuk mengubah kualitas hidup masyarakat. "Alhamdulillah, kegiatan ini merupakan wujud nyata amanah zakat, infak, dan sedekah dari insan PLN. Kami berharap anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, cerdas, dan nantinya mampu membanggakan keluarga, agama, serta bangsa," ujar Deri dalam sambutannya.

Ketua YBM PLN UID Yogyakarta, Hendro Atmoko, menambahkan bahwa program ini adalah agenda rutin yang konsisten dilakukan setiap tahun pada bulan Muharram. "Kami menyadari bahwa kebutuhan masyarakat sangat luas. Fokus kami adalah memastikan dana yang terkumpul dari karyawan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang paling membutuhkan. Tahun ini, 51 anak menjadi target kami, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan jangkauan program serupa di masa mendatang," ungkap Hendro.

Di sisi lain, Direktur PT Rahmat Medika Utama, Rahmat Heriono, menyambut baik kolaborasi ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara korporasi, lembaga filantropi Islam, dan sektor kesehatan. "Pelayanan kesehatan adalah hak dasar. Kami bangga dapat bermitra dengan YBM PLN dalam misi kemanusiaan ini. Kami percaya bahwa akses kesehatan yang baik akan menopang kualitas hidup anak-anak kita di masa depan," jelas Rahmat.

Dukungan serupa datang dari dr. Lukluk Purbaningrum, Direktur Klinik Utama RH Medika, yang menyoroti aspek medis dari khitan. "Secara medis, khitan adalah langkah preventif terhadap berbagai infeksi saluran kemih dan masalah kesehatan reproduksi lainnya. Kami memastikan standar pelayanan yang kami berikan kepada peserta program ini setara dengan pasien umum lainnya, sehingga keamanan dan kenyamanan anak tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.

Dampak Sosial dan Testimoni Penerima Manfaat

Salah satu momen paling mengharukan terjadi saat berbincang dengan Dwi Pracoyo, seorang marbot masjid asal Sewon, Bantul, yang mengantar putranya. Bagi Dwi, bantuan ini sangat meringankan beban ekonomi rumah tangganya. "Biaya khitan saat ini tidaklah murah bagi kami. Adanya program dari YBM PLN dan RH Medika ini sangat membantu. Kami merasa sangat terbantu, bukan hanya secara finansial, tapi juga pelayanan yang sangat ramah dan memanusiakan," tutur Dwi dengan penuh syukur.

Muharram Berkah 1448 H, YBM PLN UID Yogyakarta khitan 51 anak

Testimoni seperti Dwi Pracoyo mencerminkan dampak riil dari program-program YBM PLN. Secara makro, kegiatan ini memberikan implikasi positif terhadap penguatan jaring pengaman sosial. Di tengah tantangan ekonomi global dan kenaikan biaya kebutuhan pokok, kehadiran lembaga zakat yang sigap membantu masyarakat sangatlah krusial.

Implikasi dan Proyeksi Masa Depan

Jika dilihat dari sisi sosiologis, program khitan massal ini memperkuat semangat gotong royong di Yogyakarta. Sinergi antara perusahaan (PLN), lembaga zakat (YBM PLN), dan penyedia layanan kesehatan (RH Medika) menciptakan ekosistem kolaboratif yang berkelanjutan. Hal ini membuktikan bahwa dana ZIS yang dikelola secara transparan dan akuntabel dapat menjadi instrumen efektif dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat.

Ke depan, YBM PLN UID Yogyakarta diharapkan dapat terus mengevaluasi dan memperluas cakupan programnya. Tantangan ke depan adalah bagaimana menyasar lebih banyak anak di wilayah-wilayah terpencil atau pelosok yang mungkin belum terjangkau oleh informasi mengenai program-program sosial semacam ini. Selain itu, digitalisasi dalam pendataan dan penyaluran bantuan dapat menjadi langkah strategis agar transparansi tetap terjaga sekaligus meningkatkan akurasi data penerima manfaat (mustahik).

Kesimpulan

Program Khitan Sehat Anak Soleh 1448 H yang diinisiasi oleh YBM PLN UID Yogyakarta bukan sekadar seremoni keagamaan semata. Ini adalah refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan yang dipegang teguh oleh karyawan PLN, yang diwujudkan dalam bentuk nyata untuk membantu sesama. Keberhasilan pelaksanaan program ini bagi 51 anak di DIY menjadi bukti nyata bahwa dengan pengelolaan yang tepat, dana zakat memiliki potensi besar untuk menjadi solusi bagi berbagai permasalahan sosial di akar rumput.

Dengan semangat Muharram yang melambangkan hijrah menuju kebaikan yang lebih besar, langkah yang diambil YBM PLN ini diharapkan menjadi inspirasi bagi entitas korporasi lainnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Kesehatan anak-anak saat ini adalah investasi bagi masa depan bangsa, dan melalui sinergi yang kuat, masa depan tersebut dapat dibangun dengan pondasi yang lebih sehat, religius, dan berdaya saing. Peran aktif para muzakki di lingkungan PLN telah berhasil mengubah angka 51 menjadi senyuman dan kesehatan bagi 51 anak, sebuah pencapaian yang bernilai tinggi dalam keberkahan tahun 1448 Hijriah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sensus Ekonomi 2026 Menjadi Pilar Utama Penentu Arah Kebijakan Anggaran dan Ekonomi Nasional

29 Juni 2026 - 12:51 WIB

Putusan praperadilan penangkapan Roy Suryo di PN Jaksel pada 7 Juli

29 Juni 2026 - 06:51 WIB

TAPE KETAN: Wujud Komitmen Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta Hadirkan Layanan Inklusif dan Berkeadilan

29 Juni 2026 - 00:51 WIB

Kementerian ATR/BPN Dorong Integrasi Tata Ruang dan Pertanahan demi Akselerasi Ekosistem Kebandarudaraan Nasional

28 Juni 2026 - 21:13 WIB

Menko Yusril Ihza Mahendra Dorong Generasi Muda Meneladani Pemikiran Intelektual Mohammad Natsir dalam Bernegara

28 Juni 2026 - 18:51 WIB

Trending di Peristiwa