Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Ekonomi

Realme C100i dengan baterai 7000 mAh dilego mulai Rp2,4 jutaan

badge-check


					Realme C100i dengan baterai 7000 mAh dilego mulai Rp2,4 jutaan Perbesar

Realme resmi memperluas portofolio perangkat seluler mereka di pasar Indonesia dengan meluncurkan realme C100i pada Kamis, 7 Mei 2026. Perangkat ini diposisikan sebagai varian paling ekonomis dalam jajaran seri C100 yang baru diperkenalkan. Mengusung spesifikasi yang menonjolkan ketahanan daya melalui baterai berkapasitas masif 7000 mAh, realme menargetkan segmen pengguna yang membutuhkan durabilitas tinggi untuk aktivitas keseharian dengan banderol harga yang kompetitif di rentang Rp2,4 jutaan.

Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi agresif Realme dalam menguasai pasar entry-level dan mid-range di Indonesia. Di tengah kompetisi yang ketat, Realme berupaya menawarkan nilai tambah berupa efisiensi energi dan durabilitas perangkat dalam jangka panjang, yang diklaim mampu bertahan hingga enam tahun penggunaan.

Spesifikasi Teknis dan Performa

Sebagai perangkat yang menyasar pengguna kasual dan produktif, realme C100i hadir dengan layar luas berukuran 6,8 inci (17,3 cm). Layar tersebut dilengkapi dengan kecepatan refresh 120 Hz, yang memberikan pengalaman visual lebih halus dibandingkan dengan standar layar 60 Hz atau 90 Hz yang biasanya ditemukan pada ponsel di rentang harga serupa. Penggunaan refresh rate tinggi ini menjadi keunggulan kompetitif, terutama bagi pengguna yang kerap melakukan aktivitas scrolling media sosial atau menikmati konten video.

Di sektor dapur pacu, realme C100i mengandalkan chipset Unisoc T7250 yang dipadukan dengan CPU octa-core dan pengolah grafis Mali-G-57 MP1. Pilihan chipset ini disesuaikan untuk menyeimbangkan antara performa dan konsumsi daya. Meskipun bukan chipset flagship, kombinasi ini dinilai mumpuni untuk menangani aplikasi harian, multitasking ringan, hingga permainan kasual tanpa menguras daya baterai secara berlebihan.

Salah satu fitur yang paling menonjol adalah integrasi baterai 7000 mAh. Meskipun kapasitas ini merupakan yang paling kecil dibandingkan dengan dua model lainnya dalam seri C100 (C100 dan C100x), angka 7000 mAh tetap jauh melampaui standar rata-rata ponsel pintar masa kini yang umumnya berada di kisaran 5000 mAh. Realme juga menyematkan teknologi reverse charging, yang memungkinkan pengguna menggunakan ponsel ini sebagai powerbank darurat untuk mengisi daya perangkat lain, sebuah fitur yang sangat fungsional bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Strategi Harga dan Ketersediaan

Realme menerapkan strategi harga bertingkat untuk mengakomodasi kebutuhan penyimpanan dan memori pengguna yang berbeda-beda. Berikut adalah konfigurasi RAM dan penyimpanan internal yang ditawarkan:

  1. Varian 4GB/128GB dengan harga normal Rp2.499.000.
  2. Varian 4GB/256GB dengan harga normal Rp2.799.000.
  3. Varian 6GB/128GB dengan harga normal Rp2.999.000.

Perusahaan juga memberikan insentif melalui periode flash sale yang dijadwalkan pada 25-27 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Selama periode ini, konsumen dapat memperoleh potongan harga signifikan:

  • Varian 4GB/128GB turun menjadi Rp2.299.000.
  • Varian 4GB/256GB turun menjadi Rp2.599.000.
  • Varian 6GB/256GB ditawarkan dengan harga khusus Rp2.799.000 (eksklusif di TikTok Shop).

Penjualan dilakukan melalui ekosistem daring yang luas, mencakup Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan Akulaku. Selain itu, Realme tetap mempertahankan ketersediaan luring melalui jaringan realme Brand Store, Erafone, dan mitra resmi lainnya untuk menjangkau konsumen yang lebih memilih pengalaman pembelian secara langsung.

realme C100i dengan baterai 7000 mAh dilego mulai Rp2,4 jutaan

Analisis Strategis: Mengapa Baterai 7000 mAh?

Industri ponsel pintar saat ini tengah bergeser dari sekadar adu spesifikasi kamera ke arah ketahanan perangkat. Krisva Angnieszca, Public Relations Lead realme Indonesia, menegaskan bahwa kehadiran baterai 7000 mAh bukan tanpa alasan. "Kami ingin menghadirkan durabilitas yang dapat diandalkan dalam jangka panjang. Pengguna saat ini semakin sadar akan pentingnya masa pakai perangkat yang tidak cepat rusak, terutama pada komponen baterai," ujarnya.

Secara teknis, baterai berkapasitas besar menuntut sistem manajemen daya yang efisien. Dengan pengisian daya 15W, realme C100i memang tidak menawarkan kecepatan pengisian yang super cepat. Namun, Realme berargumen bahwa pengisian 15W membantu menjaga kesehatan baterai lebih lama, yang berkontribusi pada klaim ketahanan hingga enam tahun penggunaan. Ini merupakan nilai tambah yang jarang diangkat oleh kompetitor, namun sangat relevan bagi pengguna yang berencana menggunakan ponsel dalam durasi panjang.

Konteks Pasar dan Persaingan

Sejak masuk ke pasar Indonesia beberapa tahun lalu, Realme terus mengukuhkan posisinya sebagai produsen yang "berani" dalam hal harga. Seri C telah menjadi tulang punggung penjualan Realme di Indonesia. Kehadiran C100i memperkuat posisi perusahaan di pasar entry-level yang sangat sensitif terhadap harga.

Di rentang harga Rp2,4 jutaan, realme C100i akan berhadapan dengan berbagai kompetitor yang menawarkan spesifikasi serupa. Namun, dengan keunggulan baterai 7000 mAh, ponsel ini memiliki diferensiasi yang jelas. Di saat kompetitor berlomba-lomba menawarkan fitur kamera dengan resolusi tinggi (meskipun kualitas sensornya seringkali dipertanyakan), Realme memilih untuk fokus pada fundamental: daya tahan dan keandalan layar.

Kamera utama 8MP dan kamera depan 5MP pada ponsel ini memang tergolong standar. Hal ini menunjukkan bahwa target audiens Realme untuk seri ini bukanlah kreator konten profesional, melainkan pengguna fungsional yang lebih mengutamakan daya tahan baterai, layar luas untuk konsumsi media, dan harga yang ramah di kantong.

Implikasi Bagi Pengguna dan Industri

Langkah Realme ini memberikan sinyal kepada industri bahwa segmen menengah ke bawah (entry-level) masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar, terutama jika produsen mampu memberikan solusi atas masalah utama pengguna: daya tahan baterai. Jika realme C100i mampu membuktikan klaim ketahanan baterai enam tahun, ini bisa menjadi standar baru (benchmark) bagi ponsel kelas bawah di masa depan.

Bagi konsumen, pilihan ini memberikan opsi yang rasional. Dengan budget di bawah Rp3 juta, konsumen mendapatkan perangkat yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari tanpa perlu sering mencari stopkontak. Bagi sektor bisnis, langkah ini mencerminkan adaptasi Realme terhadap tren ekonomi yang menuntut efisiensi tinggi dari perangkat teknologi.

Kesimpulan

Peluncuran realme C100i mempertegas komitmen Realme dalam menyediakan teknologi yang relevan dengan kebutuhan pengguna Indonesia. Dengan kombinasi baterai 7000 mAh, layar 120 Hz, dan harga yang kompetitif, realme C100i memiliki potensi untuk menjadi salah satu perangkat terlaris dalam seri C. Meski sektor kamera tidak menjadi fokus utama, fitur-fitur pendukung seperti reverse charging dan optimasi jangka panjang membuat perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi mahasiswa, pengemudi ojek daring, hingga pekerja lapangan yang membutuhkan ponsel "badak" dengan harga terjangkau.

Keberhasilan penjualan seri ini nantinya akan bergantung pada seberapa efektif Realme dalam menjaga ketersediaan stok selama periode flash sale dan bagaimana respon pasar terhadap performa Unisoc T7250 dalam jangka waktu panjang. Namun, dengan rekam jejak yang solid, Realme tampak percaya diri bahwa realme C100i akan mampu memenuhi ekspektasi pasar di tengah dinamika industri ponsel yang terus berubah di tahun 2026 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Antam bagikan dividen Rp5,04 triliun, capai 70 persen dari laba 2025

11 Juni 2026 - 06:45 WIB

Reformasi Kelembagaan Polri: Kualitas SDM Jadi Kunci Utama Keberhasilan Implementasi UU Baru

11 Juni 2026 - 06:19 WIB

Strategi Dewan Energi Nasional dalam Optimalisasi Tangki Idle untuk Memperkuat Ketahanan Cadangan Penyangga Energi Nasional

11 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kementerian Pertahanan RI Ajukan Tambahan Anggaran Menjadi Rp334 Triliun untuk Tahun 2027 Demi Modernisasi Alutsista dan Penguatan Kedaulatan Negara

11 Juni 2026 - 00:19 WIB

Pakar UGM dan Ekonom UNIMA Menilai Kenaikan Harga Pertamax Langkah Realistis Jaga Fiskal Negara

10 Juni 2026 - 18:45 WIB

Trending di Ekonomi