Menu

Mode Gelap
Di Novel Buya Hamka, A Fuadi Angkat Kisah Hamka dengan Bung Karno dan Haji Rasul Canda Raffi Ahmad saat Anak Keduanya dapat Rp 1 M dari Ibunda Nagita Slavina Ayah Vanessa Angel Sebut Besannya Marah-marah dan Ungkit Biaya Pengasuhan Gala Artis BJ yang Ditangkap karena Narkoba Adalah Bobby Joseph Ben Joshua Sebut Ibunya Syok saat Dengar Hoaks soal Ia Ditangkap karena Narkoba Danang DA Resmi Menikah dengan Hemas Nura

Kuliner

Keseruan Kuliner dan Edukasi Keluarga Warnai Rangkaian Acara Frisian Flag Temani Langkahmu Kini dan Nanti di Bintaro

badge-check


					Keseruan Kuliner dan Edukasi Keluarga Warnai Rangkaian Acara Frisian Flag Temani Langkahmu Kini dan Nanti di Bintaro Perbesar

Atrium Bintaro Xchange Mall (BXC) 2, Tangerang Selatan, menjadi pusat perhatian keluarga pada Sabtu (30/5/2026) melalui gelaran acara Temani Langkahmu, Kini dan Nanti yang diinisiasi oleh Frisian Flag Indonesia. Acara yang dirancang untuk mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak ini menghadirkan perpaduan unik antara edukasi, hiburan seni, dan demonstrasi kuliner praktis. Sebagai bagian dari kampanye keberlanjutan perusahaan dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia, rangkaian acara ini berhasil menyedot antusiasme ratusan pengunjung yang memadati lokasi sejak pagi hari.

Kegiatan ini merupakan manifestasi dari komitmen Frisian Flag Indonesia untuk tidak sekadar menjadi produsen produk susu, namun juga berperan aktif sebagai mitra keluarga dalam menyediakan nutrisi yang tepat sekaligus menghadirkan momen kebersamaan yang berkualitas. Di tengah tren gaya hidup modern yang cenderung sibuk, inisiatif ini memberikan ruang bagi keluarga untuk berinteraksi secara fisik dan kreatif di luar rutinitas harian.

Inovasi Kuliner Praktis Berbasis Susu

Salah satu sorotan utama dalam rangkaian acara tersebut adalah sesi Cooking Creation yang dipandu oleh Sales Baker Chef PT Frisian Flag Indonesia, Dimas Hanif Makarim. Sesi ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga edukasi mengenai fleksibilitas penggunaan produk susu dalam berbagai menu kreatif.

Chef Dimas mendemonstrasikan teknik pengolahan produk Frisian Flag menjadi hidangan yang menarik bagi anak-anak dan praktis bagi orang tua. Beberapa menu yang dipresentasikan meliputi Ubee Unbake Cheesecake, Tamago Sando, Jasuke Sando, hingga kreasi kolaborasi eksklusif dengan Amanda Brownies, yakni Daifuku Brownies.

Pemilihan menu tersebut didasarkan pada prinsip kemudahan (simplicity) dan efisiensi bahan. Khusus untuk Daifuku Brownies, Chef Dimas menekankan bahwa resep tersebut hanya membutuhkan empat bahan utama. "Kreasinya sangat simpel. Fokus kami adalah membuktikan bahwa produk susu tidak terbatas pada konsumsi langsung atau minuman, tetapi juga bisa menjadi bahan dasar yang meningkatkan nilai gizi dan cita rasa camilan keluarga," ungkap Chef Dimas di sela-sela demonstrasi.

Penggunaan bahan yang mudah didapat dan proses yang tidak memakan waktu lama menjadi strategi Frisian Flag untuk menyasar segmen ibu rumah tangga urban yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap memprioritaskan kualitas nutrisi keluarga.

Belajar Kreasi Menu Baru Lewat Cooking Show di Frisian Flag Temani Langkahmu

Partisipasi Aktif dan Interaksi Pengunjung

Keseruan sesi memasak memuncak ketika dua pengunjung, Wulan dari Tanjung Priok dan Vina dari Sawangan, diundang ke atas panggung untuk mempraktikkan langsung pembuatan Daifuku Brownies bersama sang chef. Keterlibatan langsung audiens merupakan strategi engagement yang efektif untuk menghilangkan batasan antara brand dan konsumen.

Bagi pihak penyelenggara, interaksi langsung ini memberikan data kualitatif mengenai preferensi rasa dan kemudahan penggunaan produk di tingkat rumah tangga. Secara psikologis, melibatkan konsumen dalam proses kreasi produk menciptakan pengalaman (customer experience) yang lebih membekas dibandingkan hanya menyaksikan pameran produk statis.

Spektrum Hiburan Keluarga dan Seni Pertunjukan

Selain aspek kuliner, acara ini menjadi panggung bagi pengembangan bakat anak melalui berbagai penampilan seni. Rangkaian acara hari kedua dibuka dengan penampilan tari dari TL Al Azhar BSD dan paduan suara dari TK Abdi Siswa Bintaro yang membawakan lagu-lagu anak seperti "Hai Lebah" dan "Grizzly Bear".

Narasi "Temani Langkahmu" tercermin kuat melalui pemilihan konten acara yang menitikberatkan pada keterlibatan anak. Penampilan Tari Setinggi Langit yang dibawakan oleh 15 anak menjadi simbol aspirasi dan pertumbuhan. Selain itu, keterlibatan institusi pendidikan seperti Wood Block Music & Art School dan Mydoremi Musical Studio menunjukkan sinergi antara sektor korporasi dan ekosistem pendidikan dalam menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang suportif.

Penampilan penutup dari Mydoremi Musical Studio yang menyanyikan lagu-lagu bertema kebangsaan dan kegembiraan, seperti "Aku Anak Indonesia" dan "Libur Telah Tiba", berhasil menciptakan atmosfer kehangatan yang menutup rangkaian kegiatan hari itu dengan emosional.

Konteks Industri dan Tren Nutrisi Keluarga

Langkah Frisian Flag Indonesia dalam menyelenggarakan acara ini harus dilihat dalam konteks yang lebih luas, yakni persaingan ketat di industri produk susu (dairy) di Indonesia. Berdasarkan data konsumsi susu per kapita di Indonesia yang masih berada di bawah angka rata-rata negara tetangga di Asia Tenggara, perusahaan susu kini berlomba-lomba untuk tidak hanya mengedukasi konsumen mengenai manfaat kesehatan, tetapi juga mengintegrasikan produk mereka ke dalam gaya hidup (lifestyle integration).

Penyelenggaraan acara di pusat perbelanjaan kelas atas (BXC Mall) menunjukkan target demografi yang disasar, yakni keluarga kelas menengah-atas yang memiliki perhatian tinggi terhadap kesehatan dan kualitas produk konsumsi. Analisis pasar menunjukkan bahwa konsumen di segmen ini cenderung lebih loyal terhadap brand yang mampu memberikan nilai tambah (value-added) berupa edukasi dan keterlibatan komunitas.

Belajar Kreasi Menu Baru Lewat Cooking Show di Frisian Flag Temani Langkahmu

Kronologi dan Rencana Ekspansi

Rangkaian acara ‘Temani Langkahmu, Kini dan Nanti’ bukan merupakan kegiatan yang berdiri sendiri. Acara ini merupakan bagian dari narasi besar kampanye Frisian Flag Indonesia dalam menjangkau keluarga di berbagai kota besar di Indonesia. Setelah kesuksesan di Jakarta dan Tangerang Selatan, perusahaan telah menyusun jadwal ekspansi ke wilayah lain.

Surabaya, sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, telah ditetapkan sebagai destinasi berikutnya. Acara serupa dijadwalkan berlangsung di Tunjungan Plaza pada tanggal 19 hingga 21 Juni 2026. Pemilihan lokasi ini strategis, mengingat Tunjungan Plaza adalah pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Jawa Timur, yang memungkinkan jangkauan audiens yang lebih luas dan beragam.

Implikasi Terhadap Citra Merek dan Loyalitas Konsumen

Melalui pendekatan berbasis komunitas, Frisian Flag Indonesia berupaya memperkuat loyalitas pelanggan di tengah gempuran produk susu alternatif dan kompetitor global. Dengan mengusung konsep ‘kini dan nanti’, pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa produk susu Frisian Flag relevan bagi setiap tahapan usia, mulai dari masa pertumbuhan hingga dewasa.

Secara bisnis, strategi ini memiliki beberapa implikasi positif:

  1. Peningkatan Brand Awareness: Melalui aktivitas fisik di ruang publik, merek mendapatkan paparan langsung yang lebih efektif dibandingkan iklan konvensional.
  2. Customer Retention: Pengalaman positif yang dirasakan pengunjung melalui sesi interaktif berpotensi meningkatkan retensi pelanggan.
  3. Edukasi Produk: Demonstrasi kuliner membantu mengubah persepsi konsumen bahwa produk susu Frisian Flag adalah bahan serbaguna (versatile), yang pada akhirnya dapat mendorong peningkatan frekuensi pembelian di ritel.

Kesimpulan

Gelaran ‘Temani Langkahmu, Kini dan Nanti’ di Bintaro membuktikan bahwa interaksi antara brand dan keluarga tidak harus selalu bersifat transaksional. Dengan mengintegrasikan edukasi gizi melalui kreativitas kuliner dan mendukung bakat seni anak, Frisian Flag Indonesia berhasil membangun narasi yang relevan dengan kebutuhan keluarga modern. Keberhasilan acara ini menjadi tolok ukur penting bagi perusahaan dalam merancang kampanye-kampanye berikutnya di Surabaya dan kota-kota lain, guna memastikan bahwa pesan mengenai nutrisi dan kebersamaan dapat tersampaikan secara efektif kepada konsumen di seluruh penjuru Indonesia.

Dengan tetap mengedepankan objektivitas dalam setiap sesi edukasi, perusahaan tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi literasi kuliner dan kesehatan keluarga di tanah air. Antusiasme masyarakat yang terlihat sepanjang hari di Bintaro menjadi bukti bahwa inisiatif yang menyentuh sisi emosional dan kebutuhan praktis keluarga akan selalu memiliki tempat khusus di hati masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahaya Tersembunyi di Balik Hulahop: Mengapa Berolahraga Segera Setelah Makan Bisa Berakibat Fatal

11 Juni 2026 - 12:28 WIB

Keterlibatan Chef Arnold Poernomo dalam Penyusunan Juknis Makan Bergizi Gratis Soroti Kompleksitas Logistik Nasional

11 Juni 2026 - 06:28 WIB

Eksplorasi Budaya Kopi Nusantara: Lima Racikan Unik yang Menjadi Daya Tarik Wisata Kuliner Indonesia

11 Juni 2026 - 00:28 WIB

Kabar Bahagia Kelahiran Anak Pertama Amanda Manopo dan Cerita Unik Ngidam Selama Masa Kehamilan

10 Juni 2026 - 18:28 WIB

Transformasi Karier Selebritas Indonesia: Dari Panggung Hiburan Menuju Industri Kuliner yang Menjanjikan

10 Juni 2026 - 12:28 WIB

Trending di Kuliner