Persiapan Tim Nasional Indonesia menuju turnamen bergengsi ASEAN Hyundai Cup 2026 kini memasuki fase krusial. Pelatih kepala timnas Indonesia, John Herdman, mulai menyusun kerangka tim dengan memberikan indikasi kuat bahwa gelandang serang andalan Persib Bandung, Eliano Reijnders, akan menjadi bagian dari skuad Garuda untuk ajang tersebut. Keputusan ini diambil meskipun Herdman memutuskan untuk tidak menyertakan pemain tersebut dalam agenda FIFA Match Day melawan Oman dan Mozambik pada Juni 2026.
Keputusan Herdman untuk mengistirahatkan Eliano bukan tanpa alasan. Sang pelatih menegaskan bahwa prioritas utama tim saat ini adalah memastikan kebugaran fisik pemain sebelum memulai pemusatan latihan intensif untuk Piala ASEAN yang dijadwalkan bergulir pada akhir Juli mendatang. Eliano dilaporkan mengalami cedera ringan setelah menjalani musim yang sangat padat bersama Persib Bandung dalam kompetisi BRI Super League 2026.
Prioritas Pemulihan: Alasan di Balik Absennya Eliano Reijnders
Dalam sesi latihan yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/6/2026), John Herdman menjelaskan bahwa ia tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Eliano tampil di dua laga persahabatan internasional mendatang. Jika dipaksakan, dikhawatirkan proses pemulihan cedera sang pemain justru akan terhambat dan mengganggu persiapannya untuk Piala ASEAN.
"Kami memiliki target besar di ASEAN Hyundai Cup. Saya telah berkomunikasi dengan tim medis klub dan tim nasional terkait kondisi Eliano. Kami tidak ingin ketika dia datang untuk persiapan Piala ASEAN nanti, dia masih harus menjalani rehabilitasi. Sangat penting bagi pemain untuk berada dalam kondisi 100 persen sebelum masuk ke dalam sistem latihan yang kami terapkan," ujar Herdman kepada awak media.
Eliano Reijnders sendiri telah menunjukkan kontribusi signifikan bagi Persib Bandung musim ini. Sebagai pemain yang baru mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia, ia berhasil beradaptasi dengan cepat. Statistik mencatat, ia tampil sebanyak 38 pertandingan di semua kompetisi dengan torehan tiga assist. Peran krusialnya membantu Maung Bandung merengkuh gelar juara BRI Super League 2026 menjadi bukti nyata kualitas yang ia miliki.
Rekam Jejak Eliano Reijnders di Timnas Indonesia
Kualitas Eliano di level internasional sudah sempat dipantau langsung oleh Herdman saat turnamen FIFA Series 2026 beberapa bulan lalu. Dalam laga menghadapi Saint Kitts dan Nevis serta Bulgaria, Eliano tampil sebagai pemain pengganti dan mampu memberikan warna baru dalam transisi permainan tim Garuda. Meskipun menit bermainnya masih terbatas, visi permainan dan kedisiplinan taktis yang ia tunjukkan dinilai cocok dengan filosofi permainan yang diusung oleh mantan pelatih timnas Kanada tersebut.
Sebagai adik dari bintang Manchester City dan timnas Belanda, Tijjani Reijnders, Eliano memang membawa ekspektasi tinggi. Namun, Herdman menilai Eliano memiliki karakteristik permainan yang mandiri dan mampu memberikan dampak positif tanpa harus dibandingkan dengan saudara kandungnya. Fokus Herdman saat ini adalah bagaimana mengintegrasikan Eliano ke dalam sistem permainan timnas yang lebih dinamis untuk menghadapi lawan-lawan di Asia Tenggara.
Manajemen Skuad: Strategi Herdman Terhadap Pemain Senior
Selain memberikan kejelasan mengenai status Eliano Reijnders, John Herdman juga memberikan keterangan mengenai absennya bek senior, Jordi Amat, dalam agenda FIFA Match Day bulan Juni. Berbeda dengan Eliano yang absen karena cedera, keputusan tidak memanggil Jordi Amat lebih kepada strategi rotasi pemain.
Herdman ingin memanfaatkan jendela pertandingan bulan Juni sebagai ajang evaluasi untuk melihat kualitas pemain lain yang berpotensi mengisi posisi bek tengah. "Saya berbicara baik-baik dengan Jordi. Dia adalah pemain senior yang sangat profesional. Dia memahami kondisi tubuhnya dan tahu persis apa yang dia butuhkan untuk tetap berada di level tertinggi," jelas pelatih asal Inggris tersebut.

Jordi Amat, yang saat ini berusia 34 tahun, tetap masuk dalam rencana jangka panjang Herdman untuk Piala ASEAN 2026. Menurut Herdman, memberikan waktu istirahat bagi pemain senior adalah langkah krusial agar mereka dapat kembali dengan kondisi segar dan mental yang siap untuk bersaing memperebutkan posisi utama. Herdman berharap pada bulan Juli nanti, Jordi akan bergabung dengan tim dalam kondisi fisik prima.
Analisis Implikasi bagi Timnas Indonesia
Kebijakan yang diterapkan oleh John Herdman menunjukkan pendekatan manajemen pemain yang sangat disiplin dan berbasis data (data-driven coaching). Dengan tidak memaksakan pemain yang cedera atau terlalu lelah, Herdman berusaha meminimalkan risiko kehilangan pemain kunci saat turnamen utama berlangsung.
Dalam konteks ASEAN Hyundai Cup 2026, Indonesia berada di bawah tekanan besar untuk meraih prestasi maksimal. Strategi rotasi dan manajemen kebugaran yang dilakukan Herdman sejak dini merupakan upaya untuk memastikan kedalaman skuad (depth squad) yang merata. Dengan menguji pemain-pemain baru di FIFA Match Day, Herdman sedang membangun fondasi agar Indonesia tidak bergantung pada segelintir pemain saja.
Jika menilik jadwal yang ada, setelah FIFA Match Day melawan Oman (5/6) dan Mozambik (9/6), skuad timnas akan memiliki jeda waktu sekitar satu bulan sebelum pemusatan latihan final Piala ASEAN dimulai. Waktu ini akan dimanfaatkan oleh tim pelatih untuk menganalisis performa pemain selama Juni dan menentukan siapa saja yang layak masuk dalam daftar final 23 pemain yang akan didaftarkan ke panitia penyelenggara.
Menuju ASEAN Hyundai Cup 2026: Harapan dan Tantangan
Turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 diprediksi akan menjadi ajang yang sangat kompetitif. Negara-negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia juga tengah melakukan regenerasi skuad yang agresif. Bagi Indonesia, kehadiran pemain seperti Eliano Reijnders diharapkan menjadi pembeda di lini tengah, terutama dalam hal kreativitas serangan.
Di sisi lain, kembalinya sosok berpengalaman seperti Jordi Amat akan memberikan keseimbangan di lini pertahanan. Kombinasi antara tenaga muda yang segar dan pengalaman pemain senior menjadi kunci utama yang coba diracik oleh Herdman. Tantangan terbesar bagi sang pelatih adalah menyatukan visi bermain dalam waktu yang relatif singkat.
Pihak PSSI melalui departemen tim nasional telah menyatakan dukungannya penuh terhadap kebijakan teknis yang diambil oleh Herdman. Fokus saat ini adalah memastikan seluruh infrastruktur pendukung, mulai dari fasilitas latihan hingga pemulihan fisik pemain, berjalan sesuai dengan standar internasional.
Kesimpulan
Sinyal positif yang diberikan oleh John Herdman terhadap Eliano Reijnders merupakan indikasi awal bahwa sang pemain menjadi bagian penting dari rencana besar Indonesia di kancah regional. Keputusan untuk mengistirahatkan Eliano saat ini adalah bentuk kehati-hatian tim pelatih dalam menjaga aset berharga tim.
Publik sepak bola tanah air kini menantikan pengumuman resmi skuad final untuk Piala ASEAN 2026. Dengan pendekatan yang terukur dan manajemen pemain yang profesional, diharapkan timnas Indonesia mampu menjawab tantangan dan memberikan performa terbaik dalam upaya memburu gelar juara yang telah lama dinantikan. Keputusan strategis Herdman dalam mengelola pemain—baik yang cedera maupun yang perlu rotasi—menunjukkan bahwa Indonesia kini memiliki manajemen tim yang lebih dewasa dan berorientasi pada target jangka panjang yang berkelanjutan.









